Selasa, 10 September 2019

Ada apa dengan saya?

Bukan,
Bukan.

Saya, bukan cinta.
jangan terkecoh dengan judul.

Saya, sedang bertanya, kepada saya.

"Ada apa dengan saya?"

Beberapa hari ini saya kembali kalut, sepi, dan merasa sendu ini meluap kembali dari wadahnya.

Saya mulai dari titik dimana saya berdiri, setiap sepulang meraih pundi pundi rupiah.

Atap yang selama ini saya tinggali, resah yang sampai saat ini saya rasakan.

Pertanyaan itu berputar kembali bagai kaset kusut. "Saya ini, kenapa?"

Beberapa saat saya terdiam selalu selepas pulang. Tangan terhenti di kenop pintu. Mata terbenam akan kalutnya saya setiap merasakan kenangan-kenangan itu menyelinap membawa saya pada titik dimana air mata jatuh.

Saya rindu kedua sosok itu.

Nek, kek.
Maaf. Maaf. Saya sudah ikhlas, sangat. Allah sayang kalian lebih dari saya.

Saya hari ini kembali mengayun beberapa kelana yang menyerbu bagai sendu, campur percik duka.

Mengingat kembali, icu, ambulance, kematian, kehilangan, jerit tangis, sambutan hangat sepulang sekolah atau kerja, dan tawa riang kita bersama.

Saya ambil foto dua kursi kesayangan kalian, "Tiada lagi yang dapat membahagiakan, setiap pulang kerumah" ucap saya. Sambil mengusap linangan air mata yang sejak saya berkendara motor sudah jatuh tak terhentikan.

Saya merasakan ini lagi, lagi, dan lagi.

Saya rindu.. sangat rindu.

Alfatihah saya sampaikan setiap malam. Apapun yang saya rasakan, saya mau kalian merasakan kebahagiaannya saja.

Jangan cemas disana...
Saya, mamah sudah tidak merasa kesepian seperti H+1 setelah kehilangan itu. Kami disini, punya kucing-kucing yang selalu menemani, ada juga 2 gadis yang baru ngekos dikamar sepeninggal nenek dan kakek.

Allah tahu yang terbaik buat kita semua, saya percaya sangat percaya.

Kembali saya mendengar pertanyaan itu, sambil hati setengah mempilu. Saya menjawab, "Bahwa saya sedang dalam jiwa yang sempat hilang beberapa waktu yang lalu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

*empty*

You know what it's like to live like you're not alive? It feels like only you find yourself drowning with all the endless sadness. T...